Sumber: instagram.com/hrsklvr, -
Sinta Merisa Sinta Merisa

6 Wisata Malam Khas Jogja yang Selalu Dirindukan

Yogyakarta memang menyuguhkan keelokan yang seolah tak ada habisnya. Romantisme Jogja yang tertanam di benak banyak orang yang pernah menjadi bagian darinya tak pelak selalu membuat kita rindu.

Di kota Jogja ini, nggak cuma wisata alam seperti gunung, pantai dan candi yang menawan yang bisa kamu nikmati, tapi juga wisata sejarah dan budayanya


Ketika malam menjelang, indahnya Jogja tak serta-merta ikut meredup. Semaraknya Kota Pelajar ini justru baru saja dimulai. Jadi, jangan dulu buru-buru pulang ke peraduan. Yuk, sambangi semaraknya Jogja di malam hari! 


1. Tugu Jogja

Tugu Jogja Sumber: instagram.com/iwanamaco, -

Siapa yang nggak tau landmark Yogyakarta ini? Tugu Jogja yang bercat putih dibalut dengan sepuhan emas tampak menjulang di persimpangan Jl. AM. Sangaji, Jalan Diponegoro, Jalan Sudirman, dan Jalan Margo Utomo (P. Mangkubumi). Tugu Jogja ini berada di garis antara Gunung Merapi dan Keraton, menjadikannya sebagai jantung kota yang istimewa.


Jika kamu menganggap Tugu Jogja itu tak istimewa, tunggulah sampai malam tiba. Kamu akan melihat sesuatu yang berbeda dari Tugu Jogja. Ia akan nampak memesona dengan hiasan gemerlap lampu kota. Saking mempesonanya, banyak orang yang rela menanti sampai jalanan agak sepi demi berfoto ria dengan Tugu Jogja di malam hari. 


2. Jalan Malioboro

Jalan Malioboro Sumber: instagram.com/torroable, -

Setelah Tugu, Malioboro menjadi ikon kedua di Yogyakarta. Jalan legendaris ini tak cuma semarak dengan hiruk-pikuk interaksi antarmanusianya di siang hari, saat malam tiba dan lampu-lampu kota mulai menyala, Malioboro akan menunjukkan wajah cantiknya. Pemandangan inilah yang menjadi salah satu alasan orang susah move on dari kota Gudeg ini.


Di sekelilingnya, kamu bisa menikmati pemandangan bangunan lawas yang berpadu dengan mal dan hotel sambil berjalan kaki. Sempatkanlah berhenti untuk menikmati musik angklung yang unik dari pengamen angklung yang biasa “perfom” di trotoar Malioboro. 


3. Kawasan Titik Nol Kilometer

Kawasan Titik Nol Kilometer Sumber: instagram.com/wonderfuljogja, -

Kamu pasti tahu kalau kawasan Nol Kilometer atau KM Nol ini adalah memiliki sejumlah bangunan peninggalan Belanda yang disebut loji. Coba datang saat malam hari, kamu seolah diajak berkelana ke masa lalu lewat bangunan-bangunan tua yang terawat sampai sekarang.


Kawasan KM Nol ini menjadi tempat favorit anak muda di Jogja untuk nongkrong maupun mengekspresikan diri. Kamu bisa melihat berbagai komunitas dan seniman menarik perhatian pengunjung lewat atraksi mereka. Ada yang meniru patung perunggu, berdandan ala hantu, sampai menari 


4. Pesta Rakyat Sekaten di Alun-alun Utara

Pesta Rakyat Sekaten Di Alun-alun Utara Sumber: instagram.com/cptaksma, -

Pasar Sekaten tidak setiap saat. Acara ini digelar setiap menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, alun-alun utara menjadi salah satu pusat keriaan Jogja di malam hari. Lokasinya, dari titik Nol Kilometer berjalanlah ke arah selatan dan temukan alun-alun utara Yogyakarta.


Kamu bisa menemukan aneka wahana permainan yang seru dan murah meriah, seperti kora-kora, bianglala, ombak banyu, sampai rumah hantu. Tersedia pula aneka jajanan serta toko-toko yang menjual pakaian bekas. Suasana makin riuh dengan diputarnya lagu-lagu dangdut di sejumlah wahana.


5. Malam di Alun-alun Kidul

Malam Di Alun-alun Kidul Sumber: instagram.com/miftahulhanif69, -

Alun-alun kidul atau yang lebih dikenal dengan alkid juga harus kamu sambangi saat malam tiba. Aneka lampu warna-warni dari kendaraan hias menambah semarak tempat ini. Jika kamu datang bersama keluarga atau teman-temanmu, sempatkan untuk mengendarai mobil-mobil hias ini untuk untuk berkeliling alkid dengan tarif sewa 30 - 40 ribu. Pasti seru banget.


Jangan lewatkan juga untuk menjajal peruntunganmu melewati celah dua pohon beringin alkid. Konon, siapa yang bisa melewati celah di antara pohon beringin dengan mata tertutup, harapannya akan terkabul.


6. Monumen Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali Sumber: windriani.blogspot.com, -

Monumen Jogja Kembali atau Monjali merupakan sebuah monumen dan museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang terletak di Jalan Lingkar Utara Yogyakarta. Selain berisi rekaman sejarah untuk mengenang pahlawan kemerdekaan, monumen ini ternyata punya sisi romantisnya tersendiri di malam hari.


Di pelataran Monjali, ada Taman Pelangi yang terasa semarak dan romantis di malam hari. Lampion-lampion dengan beragam bentuk menerangi tempat ini dengan cahayanya yang warna-warni. Cuma di sini kamu bisa melihat pelangi di malam hari. Apalagi, taman ini tergenapi dengan berbagai wanaha yang bisa kamu nikmati bersama teman, pacar, atau keluarga.


Related Posts

5-pantai-pasir-putih-di-gunungkidul-yang-cantik-nan-ciamik 5 Pantai Pasir Putih di Gunungkidul yang Cantik nan Ciamik
Membahas Gunungkidul, salah satu kabupaten di Yogyakarta, memang nggak ada habisnya. Deretan pantai dengan pasir putih, keindahan bawah laut dan pemandangan alam yang eksotis rasanya tak cukup satu hari untuk dijamahi
/
Dahlia Soraya /
3 3042 0
Bluehour-pantai-wediombo Bluehour Pantai Wediombo
Ini adalah sisi selatan Pantai Wediombo, Gunungkidul. Ada hamparan luas disini selalu digenangi air yg akan membentuk refleksi keren. Tempat ini berada kurang lebih 2 meter diatas permukaan laut. Tapi hati-hati kalau ke spot ini ya.
/
Widarko Hartono /
0 610 0