Sumber: Photo by Imespramesti, instagram.com/imespramesti
Rendi Pangkisuwito Rendi Pangkisuwito

Belajar Sejarah Mataram Kuno di Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu menyimpan dan memajang aneka koleksi pribadi yang menggambarkan sejarah dari masa Kerajaan Mataram.

Kalau kamu suka belajar sejarah dan penggemar museum, sepertinya tempat yang satu ini mesti dikunjungi. Kenapa? karena National Geographic menobatkannya sebagai museum terbaik di Indonesia.


Museum Ullen Sentalu menyimpan dan memajang aneka koleksi pribadi yang menggambarkan sejarah dari masa Kerajaan Mataram, salah satu kerajaan paling berkuasa di Indonesia pada abad ke-8, yang juga mendirikan Candi Borobudur.


Begitu melangkah masuk, kamu langsung disambut oleh pemandu wisata yang akan mengajakmu berkeliling ruang pameran. Di dalam museum sendiri terdapat beragam artefak seperti furnitur, lukisan, karya seni, serta sejarah singkat mengenai batik.


Salah satu ruang yang paling menarik adalah Guwa Sela Giri, sebuah ruangan di bawah tanah yang memajang lukisan dokumentasi yang mewakili figur 4 keraton Dinasti Mataram. Konon salah satu wanita dalam lukisan tersebut seolah-olah mengikuti pergerakanmu di dalam ruangan. Serem!!!


Selain melihat-lihat isi museum, kamu juga dapat menikmati indahnya hutan alami dan taman yang ada di sana. Dan tentunya, karena museum ini terletak di pegunungan, udara di sana segar dan cocok untuk bersantai. 


Perjalanan bakal berakhir di sebuah taman yang asri berhiaskan pilar-pilar batu berlapis lumut, di mana kamu akan disuguhkan segelas Ratu Mas, minuman khas dari ramuan tradisional yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan. 


Lokasi: Jl. Boyong KM 25, Kaliurang Barat, Sleman, Yogyakarta
Jam Operasional: 08.30 – 16.00 (akhir pekan buka hingga 17.00/ hari Senin tutup) 
Tiket Masuk: Rp25.000,-

Related Posts

Sudut-indah-pantai-kukup Sudut Indah Pantai Kukup
.
/
Widarko Hartono /
0 847 0
Borobudur-menyambut-pagi Borobudur Menyambut Pagi
Beginilah saat pagi musim liburan di area masuk candi Borobudur. Berjubel mengantri memasuki bangunan candi. Loket buka jam 6.00 pagi jd pengunjung masih bisa menyaksikan "ending sunrise" di sini.
/
Widarko Hartono /
0 559 0