Sumber: Dokumen Pribadi (diambil dengan kamera NIKON D3300), -
Pebrianto Budi Prabowo Pebrianto Budi Prabowo

Cara Menjelajahi 5 Pantai Gunung Kidul di Saat Kantong Sempit, Mau Tahu ?

Apakah kalian ingin mengelilingi 5 pantai di Gunung Kidul dalam waktu 2 hari? Apakah kalian ingin jalan-jalan menelusuri pantai di saat kondisi kantong lagi minim duit? Kalo iya, kalian memang nekat...he he he

Berbicara tentang wisata jogja, pikiran kita mesti  tertuju dengan Malioboro, Parangtritis dan Kaliurang. Sebenarnya wisata jogja bukan hanya itu saja.  Ada banyak sekali wisata anti mainstream  yang wajib dikunjungi bagi kalian yang ngaku jadi anak pecinta traveling.

Salah satu daerah penyuplai tempat wisata anti mainstream di Provinsi Yogyakarta adalah Gunung Kidul. Daerah yang berlabel taman geopark dunia ini menyuguhkan banyak sekali tempat wisata alam. Diantaranya adalah pantai yang cantik, wisata gua, air terjun yang memukau, dan masih banyak lagi.

Sesuai judulnya “Cara Menjelajahi 5 Pantai Gunung Kidul di Saat Kantong Sempit”  Kali ini kami akan memberikan informasi yang berguna bagi kalian yang ingin ngetrip tapi kondisi kantong lagi minim duit.  Oh ya sebelumnya kenalin, kami adalah 3 pemuda dari Kaliurang yang kala itu bingung mengisi hari liburan. Dengan menggunakan keyword “pantai yang jarang dikunjungi di gunung kidul”, kami mencoba mencari informasi tempat wisata baru lewat bantuan Google. Setelah ketemu hasil pencariannya, dimulailah perjalanan kami bertiga.

1. Menikmati Empuknya Pasir Putih di Pantai Ngeden

Menikmati Empuknya Pasir Putih Di Pantai Ngeden Sumber: Dokumen Pribadi (diambil dengan kamera NIKON D3300 & Potret oleh Nova), http://jogjavacanza.com/upload/gallery/135/jogjavacanza-588a102d2adc2.jpg

Kami bertiga menggunakan perjalanan darat dari Kaliurang menuju Gunung Kidul menggunakan 2 sepeda motor. Dengan bantuan Google Maps dan GPS (Gunakan Penduduk Sekitar) kami mencoba menuju pantai pertama kami, Pantai Ngeden.  Lumayan ngirit kan nggak perlu ngeluarin ongkos buat nyewa tour guest. Kami tiba di Pantai Ngeden sekitar jam 4 sore.

Pantai Ngeden terletak di Dusun Bedalo, Desa Krambil Sawit, Kecamatan Sapto Sari, Kabupaten Gunung Kidul.  Pantai ini juga sering disebut juga pantai Ngedan (artinya : menggila). Waktu kami berkunjung kesana, kondisi pantainya masih asri. Mungkin karena belum terlalu banyak wisatawan yang berkunjung. Ada banyak alasan, orang-orang berkunjung ke pantai ini. Ada yang penasaran dengan pemandangan pantai, ingin memancing, atau bahkan hanya sekedar ingin merasakan empuknya pasir putih.

Biar tidak tersesat, bagi kalian yang ingin mengunjungi pantai ini,  berikut rutenya :

Kaliurang  => Piyungan => Bukit Bintang (Patuk Gunungkidul) => Radio GCD => Sambipitu => Hutan Bunder => Gading (pertigaan setelah lapangan udara belok ke kanan menuju arah Playen) => Tumpak => Pasar Playen => Kecamatan Playen ( belok ke kanan menuju arah Paliyan ) => pasar Paliyan => Setelah  ada Telaga belok ke kanan => Polsek Saptosari => ada pertigaan belok kanan mengikuti JJLS (jalan jalur lingkar Selatan) => ada  Lapangan Saptosari masih lurus => setelah  pertigaan di depan balai Desa Jetis ambil arah  ke kiri => melewati SMPN 2 Saptosari masih lurus => SD Negeri Bibis masih lurus => ada pertigaan ke kanan dan memasuki jalan conblock ( ikuti papan petunjuk menuju ke lokasi) =>Pantai Ngeden.

Biaya berlibur di pantai Ngeden betul-betul murah meriah. Berikut rincian biayanya :


  • HTM menuju pantai ngeden = 2000/orang
  • Biaya Parkir = 1000/motor
  • Makan mie ayam = 8000/mangkok (harga masih standard)

2. Menikmati Mentari Pagi di Wedi Ombo

Menikmati Mentari Pagi Di Wedi Ombo Sumber: Dokumen Pribadi (diambil dengan kamera NIKON D3300), http://jogjavacanza.com/upload/gallery/135/jogjavacanza-588a10916e2b3.jpg

Sebenarnya pantai Ngeden adalah pantai pertama dan terakhir yang kami kunjungi. Tapi karena ada banyak pikiran-pikiran  yang menarik di otak kami, Maka kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju ke pantai berikutnya.  Jadi next destination adalah Pantai Wedi Ombo. Rencananya kami akan menginap disana. Untuk mencapai Wedi Ombo kami menggunakan Google Map , tapi sayang baterai HP kami mulai habis dan akhirnya kami kembali menggunakan bantuan GPS (Gunakan Penduduk Sekitar) .

Menurut GPS, jarak menuju ke pantai Wedi Ombo masih jauh, butuh waktu sekitar 1 jam  untuk menuju kesana. Kami disarankan untuk menginap dulu, karena jalan menuju Wedi Ombo gelap dan sepi. Akhirnya kami memutuskan mencari tempat penginapan yang murah dan kalo bisa gratis. Dapatlah tempat penginapan gratis yaitu Masjid Agung Gunung Kidul. Masjid Agung Gunung Kidul  terletak di alun-alun kota Wonosari. Untuk check in di penginapan tersebut kami hanya perlu ijin sama takmirnya.

Waktu menunjukkan jam 10 malam, kami pun tertidur untuk mengumpulkan energi baru dan sekitar jam 3 kami mulai terbangun. Kami pun bersiap-siap berangkat ke Pantai Wedi Ombo. Sebelum berangkat kami mandi pagi dulu, biar badannya segar bugar.

Karena berangkat sebelum Subuh, perjalanan menuju  Wedi Ombo cuma butuh waktu  sekitar 30 menit….lancar jaya gan. Nyampai disana pas waktu Subuh dan tidak perlu keluar doku untuk bayar tiket masuk dan biaya parkir (jadi semakin ngirit kan). Sebelum menikmati indahnya pantai Wedi Ombo karya sang Pencipta, kami sholat Subuh terlebih dahulu. 

Oh ya kondisi pantai Wedi Ombo saat ini sudah nyaman. Fasilitas MCK sudah terawat.  Jalan menuju pantai tersebut sudah diperbaiki dan diaspal seperti jalan tol. Jalan setapaknya sekarang sudah dibuat conblock. Sebagai informasi pantai Wedi Ombo terletak di Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.


3. Di Greweng, Serasa Punya Pantai Pribadi

Di Greweng, Serasa Punya Pantai Pribadi Sumber: Dokumen Pribadi (diambil dengan kamera NIKON D3300 & Potret oleh Nova), http://jogjavacanza.com/upload/gallery/135/jogjavacanza-588a105c7a38e.jpg

Setelah puas berfoto-foto dan menikmati matahari terbit di Pantai Wedi Ombo, kami berniat melanjutkan perjalanan menuju ke pantai Greweng. Karena letaknya berdekatan dengan pantai Wedi Ombo, untuk  menuju kesananya, kami cukup memindahkan motor ke tempat parkir bagian atas. Untuk menuju pantai tersebut kami harus menelusuri jalan setapak di pinggir sawah dan jalan bukit berbatu. Tentunya ini menjadi tantangan menarik. Oh ya jarak antara  tempat parkir menuju pantai Greweng kisaran 2 km. Untuk itu kami sarankan untuk mengisi perut dulu sebelum melakukan perjalanan.

Oh ya perlu diketahui kami mendapatkan tour guide sukarela yang menemani perjalanan kami menuju pantai.  Tour guide itu adalah seekor anjing (sekali lagi dapat layanan gratis).  Kami tidak tahu asal anjing tersebut. Yang membuat kami salut dan takjub terhadap anjing tersebut adalah anjing tersebut  membantu kami saat kami bingung menentukan arah.

Setelah menempuh perjalanan yang melelahkan akhirnya kami berempat (termasuk si anjing) tiba di pantai Greweng. Buat kalian yang suka beach camp, pantai ini sangat cocok buat bermalam lho. Karena cuma kami yang berkunjung pantai Greweng, maka tidaklah berlebihan jika kami menganggap pantai ini sebagai pantai pribadi.

4. Menelusuri Surga Yang Tersembunyi di Pantai Sedahan

Menelusuri Surga Yang Tersembunyi Di Pantai Sedahan Sumber: Dokumen Pribadi (diambil dengan kamera NIKON D3300), http://jogjavacanza.com/upload/gallery/135/jogjavacanza-588a10d31d6c3.jpg

Puas bermain-main di pantai Greweng kami melanjutkan perjalanan menuju pantai selanjutnya, pantai Sedahan namanya. Pantai Sedahan bukanlah pantai unggulan di Gunung Kidul namun tetap menarik untuk dikunjungi terutama untuk yang menyukai destinasi pantai. Model bibir pantainya hampir sama dengan pantai Greweng. Tapi lebar pantainya, tidak seluas pantai Greweng. Pantai ini cocok buat kamu yang ingin mainan air, soalnya pantai ini dikeliling 2 bukit pemecah ombak. Jadi ombaknya tidak terlalu gede.

Karena energi kami sudah habis di pantai sebelumnya. Kami hanya berbaring di pinggir pantai seperti bule-bule. Pantainya  yang bersih dengan hamparan pasir putih membuat mata kami takjub untuk memandang salah satu kuasa Tuhan. Inilah surga dunia yang tersembunyi di selatan kota Wonosari.

Hari sudah menjelang siang dan kondisi badan sudah terasa asin seperti ikan asin yang dipepesin. Kami memutuskan mencari tempat untuk mandi. Karena letak kamar mandi yang lumayan jauh (dekat parkiran motor). Muncullah ide ngirit. Kami mandi di sumber air yang letaknya tidak jauh dari pantai Greweng dan Sedahan. Perlu diketahui air disini bersih dan seger lho.  Kami puas mandi disini.


5. Pantai Jungwok, Pantai Terakhir Yang Membuat Kami Penasaran

Pantai Jungwok, Pantai Terakhir Yang Membuat Kami Penasaran Sumber: Dokumen Pribadi (diambil dengan kamera XIAOMI), http://jogjavacanza.com/upload/gallery/135/jogjavacanza-588a10b266a85.jpg

Badan sudah bersih dan seger kami pun kembali menuju parkiran sambil mencari tempat makan untuk mengganjal perut yang kelaparan.  Oh ya masih ada 1 pantai yang membuat kami penasaran, yaitu pantai Jungwok. Katanya sih pantai ini angker, katanyaaa lho. Itulah yang membuat kami penasaran. Letak pantai Jungwok berdekatan dengan pantai Wedi Ombo.

Karena badan masih terasa pegel-pegel dan lemes setelah lelah berjalan menelusuri pantai, maka kami memutuskan menuju pantai Jungwok dengan naik motor.  Jalannya pada saat itu masih jalan tanah, jadi cocok banget bagi kalian yang suka olahraga offroad.  Di pantai Jungwok kami hanya duduk-duduk santai sambil merasakan semilir angin yang menyejukkan. Pantai Jungwok akhirnya menjadi pantai terakhir kami. Setelah itu kami pulang menuju Kaliurang.

Memang sih berlibur itu enaknya kalo berbagai macam fasilitas bisa tercukupi. Tapi kalo pas tanggal tua, ya kita harus berpikir 2 kali. Bila memang ingin ngebet piknik tapi kondisi doku lagi minim duit. Cara ngirit (berhemat) yang kami lakukan dapat kalian terapkan. Semoga liburan kalian bisa lebih berkesan ^_^


Intinya adalah sebagai berikut :

  • Atur waktu perjalanan wisata di pagi hari sebelum subuh, pada waktu itu belum ada tukang jaga retribusi dan tukang jaga parkir.
  • Walaupun tidak ada tukang jaga parkir, pastikan kendaraan anda dalam keadaan terkunci.
  • Bila butuh tempat menginap, gunakan public area (seperti masjid, mushola, alun-alun).
  • Biar tidur kalian nyenyak seperti di rumah, bawalah sleeping bag dan obat nyamuk
  • Sapalah penduduk sekitar untuk menambah keakraban.

Related Posts

Objek-wisata-jogja-bagian-utara-yang-dulunya-tempat-peristirahatan-noni-noni-belanda Objek Wisata Jogja Bagian Utara yang Dulunya Tempat Peristirahatan Noni-Noni Belanda
Jogja rupanya memiliki keindahan dan pesona tersendiri di bagian utaranya. Tepatnya di daerah Kaliurang atas.
/
Mika Angelina /
5 760 0
Dokar-and-malioboro Dokar & Malioboro
.
/
Widarko Hartono /
0 972 0