Sumber: Google, -
Ajeng Puspita Ajeng Puspita

Mengenal Hotel Adhisthana. Hotel Unik di Yogyakarta dengan Seribu Jendela

Di Kota Jogja saat ini mulai bermunculan guest house lucu yang konsepnya B&B alias Bed and Breakfast. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Adhisthana Hotel.

Hotel Adhisthana sendiri sudah bisa di-booking via situs penginapan online seperti booking.com, trivago, agoda, dan sejenisnya.  


Adhisthana sendiri ada di Jalan Prawirotaman 2, patokannya kalau kamu datang dari Jalan Sisingamangaraja, pilihkan belokan kanan kedua setelah Alfamart di sisi kanan. Sekitar 100 meter, ketemu deh Adhisthana hotel.


Dari sini menuju pusat kota memang agak jauh, tidak bisa mengandalkan tukang becak, semisal ingin ke kawasan Malioboro. Sangat disarankan untuk menyewa motor dan itu membuat pergerakan lebih praktis. Pilihan lainnya ada taksi yang bisa diorder dari receptionist

1. Bedroom & Bathroom

Bedroom & Bathroom Sumber: via booking.com, -

Pastinya "a comfy room with nice interior" akan menyambut kamu sesampainya di Adhisthana. Oh ya lobi-nya pun punya interior yang asik, memadukan unsur kejawaan dengan gaya minimalis masa kini.


Di sini ada double room yang harganya mulai dari 255 ribu per malam. Dan buat kamu tipe solo traveler, berbahagialah karena Adhisthana menyediakan tipe dorm. Tersedia 6 bed untuk Female dan 6 bed untuk Male dengan harga Rp120ribu per malam .


Untuk superior room (double) kamar mandi tersedia di dalam layaknya kebanyakan hotel, sedangkan untuk dorm, akan ada share bathroom yang letaknya di dalam dorm.


2. Fasilitas

Fasilitas Sumber: via booking, -

Sejauh ini fasilitas yang bisa kamu dapatkan adalah: Breakfast di Lawas Cafe plus voucher diskon di Lawas Cafe 25%, Airport/ Station shuttle seharga Rp 50 ribu (ke stastiun) dan Rp 75 ribu (Bandara), ada kolam renang, massage atau refleksi seharga mulai dari Rp 80 ribu, dan tentunya free wifi akses.

3. Lawas Cafe

Lawas Cafe Sumber: via booking, -

Adhisthana pun punya cafe kecil di sebelahnya, maka dari itu breakfast bakalan di-provide dari Lawas Cafe. Tampilannya seperti kebanyakan cafe masa kini, minimalis, tanpa AC, dan mengandalkan menu-menu western. Harganya pun standar seperti cafe kebanyakan.


Untuk menu breakfast yang ditawarkan ada English Breakfast, isinya toast bread, sosis, sama telur. Selain itu ada juga sandwich. Minumnya sendiri tersedia mulai dari teh manis hingga juice. Cukup mengenyangkan.


Kalau sore, biasanya cafe ini ramai anak sekolahan. Ternyata pengelolanya juga mengijinkan untuk menggunakan lobi Adhisthana sebagai tempat nongkrong sambil memesan makanan di Lawas Cafe.

Share

Related Posts

Wah-asyik-swiss-belhotel-yogyakarta-kini-hadirkan-nuansa-budaya-jawa Wah Asyik! Swiss-Belhotel Yogyakarta Kini Hadirkan Nuansa Budaya Jawa
Dengan sebutannya sebagai kota budaya, tentu saja kekentalan budaya Yogyakarta masih tetap menjadi daya tarik baik untuk turis lokal maupun turis mancanegara.
/
Niken Leitisha /
2 420 0
Omah-awang-homestay-bikin-throwback-ke-jaman-majapahit Omah Awang Homestay Bikin Throwback Ke Jaman Majapahit
Rumah dengan gaya tradisional Jawa tidak melulu Joglo, masih ada omah limasan dengan konsep yang lebih sederhana namun tetap menampilkan kearifan lokal masa lampau kerajaan Jawa. Ingin mencoba menikmati rasanya seolah tinggal di masa kerajaan Majapahit?
/
Desi Sri /
4 1187 0