Sumber: Dok. Pribadi
Hana Anisa Hana Anisa

Museum Gunung Merapi : Semua Tentang Gunung Api ada di Sini

Bencana tak terelakkan. Ilmu sebagai senjata diri Walau kawah telah terluka, Merapi kembali menjulang Letusan kasih dalam duka, nafas bersama menyongsong masa datang Hikmah di balik bencana, anugerah kehidupan -Merapi Tak Pernah Ingkar Janji-
it's a lovely experience walking around a museum by yourself - Brad Pitt - 

Liburan ke museum itu membosankan. Siapa bilang! Justru sebaliknya. Menghabiskan waktu liburan dengan mengunjungi museum ada faedahnya kok. Kamu bisa melepas penat sekaligus menambah wawasan tentang ilmu pengetahuan. Ditambah lagi kamu juga bisa eksis, jepret sana sini dengan background yang berbeda - beda. Asik dong pastinya. Nah, ngomong - ngomong soal liburan ke museum, baru saja aku jalan - jalan ke salah satu museum yang ada di Yogyakarta. Museum Gunung Merapi (MGM) menjadi pilihanku atas rekomendasi temanku. Katanya bagus, so aku mau buktikan sendiri. Berangkatlah aku dari daerah Gejayan menuju lokasi yang terletak di Jalan Kaliurang KM 22, Banteng, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Jalan menuju MGM sangat gampang kok. Kamu tinggal masuk ke jalan yang benar yaitu di jalan Kaliurang. Ikuti saja jalan itu lurus terus sampai bosan, tapi saat masuk ke Kilometer 22 kamu harus pelan - pelan. Di sekitar jalan itu akan ada papan penunjuk jalan ke arah museum. Kamu tinggal ikuti saja penunjuk jalan, pasti akan sampai pada tujuan yang benar. Yah perjalan sekitar 45 menit, jadi persiapkan dengan matang baik kondisi kendaraan pribadi dan juga kondisi fisik haruslah fit. 

Sampai di area museum, kamu akan melihat betapa megahnya bangunan MGM ini. Sebenarnya di belakang bangunan ini akan tampak gunung Merapi yang menjulang tinggi di balik MGM, tapi karena saat itu cuaca mendung, Merapi tak menampakkan diri. Oke kita lanjutkan. Setelah kamu parkir, kamu harus beli tiket masuk dulu. Harganya Rp 10.000. Setelah beli tiket, kamu akan dipersilakan mengisi buku tamu yang terletak di depan pintu masuk. Kalau sudah tanda tangan, barulah kamu bisa masuk ke dalam museum. Museum ini buka dari hari Selasa - Minggu pada jam 08.00 - 15.30. Ingat ya hari Senin libur. For Your Information, Museum Gunung Merapi menjadi sarana pendidikan, penyebarluasan informasi aspek kegunungapian dan kebencanaan geologi yang bersifat rekreatif-edukatif.  Tujuan dibangun museum ini adalah menjadi solusi alternatif  sarana pusat layanan informasi kegunungapian dalam upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat. Selain itu, juga  sebagai media dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat tentang manfaat dan ancaman bahaya letusan gunungapi dan bencana geologi lainnya. Keren kan! Memangnya sebagus dan seunik apa sih? Mau tau kan, yuk intip serba - serbi Museum Gunung Merapi.... 

1. Bangunan Unik Penuh dengan Filosofi Budaya Lokal

Bangunan Unik Penuh Dengan Filosofi Budaya Lokal Sumber: Dok. Pribadi
Bangunan yang luasnya sekitar 4.400 ini berdiri di atas tanah seluas 3,5 ha dan terdiri dari dua lantai. Jika kita amati lebih dalam, bangunan yang cukup megah ini memiliki desain yang bermuatan budaya lokal lho. Kamu bisa baca di infografis yang sudah disediakan di dalam museum. Misalnya saja, tangga utama dibentuk menyerupai tangga yang ada di candi Ratuboko. Sedangkan atap yang berbentuk kerucut dan menjulang tinggi merepresentasikan Tugu Yogyakarta. Dan masih banyak keunikan lain yang terwujud dalam bentuk bangunan museum ini. Penasaran kan? Makanya yuk datang ke MGM, dan cari tahu fakta - fakta unik yang masih tersembunyi. 

2. Suara Gemuruh Merapi menjadi Backsound di Museum

Suara Gemuruh Merapi Menjadi Backsound Di Museum Sumber: Dok. Pribadi

Umumnya, kalau kita window shopping di mall kita akan ditemani dengan alunan musik pop atau jazz yang lagi hits saat itu. Namun, hal ini tidak berlaku di museum kegunung api-an. Saat kamu melangkah masuk ke area utama, kamu akan disambut dengan maket 3D Gunung Merapi dengan ukuran lumayan besar. Pada replika tersebut, Gunung Merapi dibuat seolah - olah sedang aktif. Dia akan menyemburkan asap dan juga mengeluarkan suara gemuruh yang bikin merinding. Pihak museum juga men - setting  suara gemuruh Gunung Merapi dalam  tiga tahun berbeda, yaitu tahun 1990-an, 2008 dan 2010. Mereka sengaja melakukan itu, supaya para pengunjung paham perbedaan amukan Merapi yang terjadi pada waktu yang berbeda. So, buat kamu yang baru pertama kali datang ke museum ini, jangan kaget jika tiba - tiba mendengar suara gemuruh yang lumayan kencang. Tenang yaa itu hanya simulasi saja kok.

3. Spot Letusan Gunung Merapi 2010

Spot Letusan Gunung Merapi 2010 Sumber: Dok. Pribadi
Merapi tidak pernah ingkar janji. Pasti kamu pernah mendengar kalimat itu. Di saat saudara kita di sekitar kaki Gunung Merapi menjadi korban keganasan amukan gunung vulkanik ini, kita hanya bisa melihat penderitaan mereka melalui layar kaca saja. Namun, sebagian kita turun ke jalan untuk mengumpulkan donasi yang akan dikirim kepada para korban Merapi. Kengerian akibat dahsyatnya letusan Gunung Merapi terekam jelas di dalam museum ini. Di lantai satu bagian kanan, kamu akan menjumpai sebuah ruangan khusus yang menyimpan memori pilu letusan Gunung Merapi. Di setiap sudut ruangan, berjajar foto - foto para korban letusan dan juga kondisi Gunung Merapi saat erupsi terjadi. Foto - foto itu dilengkapi berbagai macam informasi terkait fakta mengenai tragedi yang memakan banyak korban. Ada satu sudut yang aku sangat kagumi, yaitu kumpulan puisi - puisi yang menjadi juara dalam ajang kompetisi puisi untuk Merapi. Pemenang berasal dari beberapa kategori seperti, kategori anak, guru dan masyarakat. Saat membaca karya mereka yang ditempelkan dekat dengan gambar para korban, rasanya hati ini begitu sedih dan merinding sendiri. Kamu harus coba saksikan sendiri kekuatan kata - kata yang menggambarkan kondisi duka Merapi. 

4. Saksi Bisu Duka Merapi

Saksi Bisu Duka Merapi Sumber: Dok. Pribadi
Di dalam museum ini tersimpan saksi bisu duka merapi. Perkakas rumah tangga yang hangus terbakar lava dari Merapi. Ada juga kerangka motor yang berkarat dihiasi abu vulkanik yang menambah kepiluan tragedi nahas ini. Kamu bisa melihat jelas ada kursi, meja, televisi yang menjadi korban Merapi. Abu vulkanik yang menyertai bukti - bukti tersebut asli dan sengaja di museumkan supaya kita tahu bagaimana Merapi telah meluluh lantakkan rumah - rumah di sekitarnya. Kagum, takjum dan sedih melihatnya.

5. Sumber Informasi Kegunung Api-an

Sumber Informasi Kegunung Api-an Sumber: Dok. Pribadi

Bagian selanjutnya, masih tetap di lantai satu, kamu akan masuk ke area kegunung api-an (Volcano World). Apa aja sih isinya? Area ini berisikan informasi semua tentang gunung api yang digambarkan dengan infografis seperti gambar di atas. Infografis ini dilengkapi dengan informasi yang sangat bermanfaat. Walaupun kita bukan dari jurusan geologi atau sejenisnya, tidak ada salahnya jika kita menambah pengetahuan tentang gunung api. Masih ingatkan kalau Indonesia juga terkenal dengan banyaknya gunung api yang masih aktif. Dengan membaca informasi itu, kamu akan lebih tau tentang kegunung api-an baik proses terbentuknya, persebaran gunung api di Indonesia serta wajah gunung api yang kita miliki. Asik kan? Yah walaupun mungkin saat membaca infografis itu kita hanya manggut - manggut sok paham sih. Keseruan lainnya, poster raksasa yang menghiasi setiap sudut arena ini juga bisa kamu jadikan background untuk berselfie ria.

6. All About Merapi

All About Merapi Sumber: Dok. Pribadi

Jangan buru - buru pulang dulu, masih ada spot yang sayang kalau kamu lewatkan. Satu spot yang hanya mengulas informasi mengenai Gunung Merapi. Sama seperti di area sebelumnya, spot ini juga berisikan poster - poster raksasa di setiap sisi. Poster ini hanya fokus pada informasi mengenari Gunung Merapi saja.  Saat masuk ke arena ini, kamu akan melihat maket 3D Gunung Merapi lagi, tapi dalam ukuran yang lebih kecil. Setelah itu kamu bisa melihat infografis, foto - foto tentang Gunung Api yang terkenal ini. Di bagian ini, kamu tidak hanya disajikan poster saja lho. Ada juga alat - alat yang digunakan untuk memantau kimia gas, pemantau visual, deformasi, dan juga alat pemantau seismik yang dilengkapi dengan cara kerjanya yang digambarkan dalam poster berukuran besar. Tenang, tidak perlu dihafalkan kok dan tidak akan diuji juga. Cukup kita baca saja dan lihat bagaimana bentuk alat - alat tersebut. Tidak hanya itu saja, di ruangan ini juga disediakan informasi mengenai mitigasi bencana gunung meletus dan mitos - mitos yang melekat pada Gunung Merapi. Bagaimana museum ini full of knowledge kan?

7. Lorong Waktu di Lantai Dua

Lorong Waktu Di Lantai Dua Sumber: Dok. Pribadi

Setelah kita menghabisi segala informasi yang disediakan di lantai satu, saatnya kita melangkah maju ke lantai dua. Di lantai dua ini kamu akan menjumpai dua lorong waktu. Mengapa aku sebut lorong waktu? Karena setelah kita melewati lorong ini, kita akan melihat bermacam - macam foto hitam putih tentang Erupsi gunung api di tahun 1940 - an. Nah lho, saat itu kita masih ada di dunia antah berantah kali ya. Orang tua kita saja mungkin juga baru lahir. Jika di lantai dasar kita banyak melihat infografis, di lantai ini lebih banyak didominasi dengan foto - foto berukuran besar dengan cetakan warna hitam putih. Kita dapat melihat secara jelas bagaimana erupsi gunung api pada jaman dahulu kala,  apa saja akibat yang ditumbulkan dan berbagai foto lainnya. Tidak hanya foto saja, di lantai ini juga dilengkapi dengan TV LED yang memutarkan film dan informasi mengenai gunung api. Jadi kalau kita bosan meliat foto, kita tonton saja TV itu. Ada lagi nih, di sini kita akan lebih banyak melihat maket 3D lebih banyak lagi seperti maket gunung api, globe, tsunami dan lapisan gunung api. Dan yang terakhir, museum ini dilengkapi dengan fasilitas theater yang akan memutarkan film tentang gunung api selama 30 menit. Ruangan theater ini muat hingga 40 orang. 


Bagaimana nih, asik kan menghabiskan waktu di Museum Gunung Merapi ini? Jadi, buat kamu yang ingin berlibur sambil belajar, datang aja ke sini. Tempatnya asik, mudah dijangkau, penuh dengan ilmu pengetahuan tentang gunung api, harga masuk juga tak membuat kantong kering serta banyak spot cantik untuk berfoto - foto. Jangan lupa ajak teman dan saudaramu ke sini. See you

Related Posts

Momen-magis-perayaan-waisak-di-candi-borobudur Momen Magis Perayaan Waisak di Candi Borobudur
Setiap tahunnya ada yang selalu dinanti ketika hari Waisak tiba, yaitu pelepasan lampion secara serentak di Candi Borobudur. Dari begitu banyaknya lampion yang berkilauan, kemudian berpadu dengan gelapnya langit malam akan memberikan efek magis.
/
Ranti Kinan /
0 523 0
Cita-rasa-dessert-khas-korea-di-yogyakarta Cita Rasa Dessert Khas Korea di Yogyakarta
Bagi kalian para penggemar K-Pop Culture pasti sudah tak asing lagi dengan istilah Patbingsu/Patbingsoo, yang dalam bahasa Korea berarti minuman es (bingsoo) dari kacang merah (pat). Minke Red Bean Dessert di Jogja, menyajikan varian menu es ala Korea.
/
Darin Rania /
2 1475 0