Sumber: Dok. Pribadi
Feriyana Sari Feriyana Sari

Pantai Nguyahan dan Ngobaran Mampu Hadirkan Pesona Sunset Bali

"Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui." Maksud hati untuk mudik, ternyata liburan rasa Bali-pun kami dapati.

Suatu pagi di hari minggu terjadi sebuah percakapan ringan di kelurga kecil kami. "Beb, kapan ya kita bisa liburan ke Bali?" sang kepala keluarga memulai pembicaraan setelah melihat tayangan televisi. Sebuah acara yang itu tuh, yang isinya jalan-jalan mengeksplorasi keindahan Indonesia. Dan kebetulan pagi itu sedang membahas Bali.

Saya menjawabnya hanya dengan senyuman. "Liburan akhir tahun yuk!"pertanyaan suami berlanjut. Ternyata televisi benar-benar mampu mempengaruhi penonton sebegitu kuatnya. 

"Bi, mumpung daffa belum sekolah mending banyakin nabung aja dulu. Kan, lebaran ini rencananya kita mau mudik ke Jogja?" jawaban standar para ibu-ibu. 

Maklum, kami keluarga kecil yang baru di dunia perkeluarga-an. *caelaaah... ya, maksudnya kami masih harus memutar otak untuk bisa bertahan hidup dengan mengandalkan gaji seadanya. Alhamdulillah cukup, hanya sisa sedikit. Hanya cukup untuk menabung. Jadi keinginan jalan-jalan harus dienyahkan jauh-jauh dari fikiran kami berdua.

Mau sih, liburan ke Bali. Secara Bali gitu lho. Siapa sih yang tidak ingin berlibur ke Bali? Tapi kami harus menunda dulu keinginan yang satu ini.

Dari percakapan singkat dengan suami, membuat saya teringat sebuah foto porfil BBM adek yang tinggal di Jogja. Sebuah foto yang mampu membuat kami bertanya padanya, "wedeeeh...Ci, lw ke Bali gak ngajak-ngajak! Ke Bali jalan-jalan ke mana aja lw?" Adek menjawab sambil tertawa, "ke Bali? Siapa? gw? Kok lw nanya gitu mbak? Ooouw, pasti foto di profil gw ya? Itu di Jogja tau! Bukan di Bali. Nanti gw ajak ke sono kalau lw mudik."

Waktu itu tanpa memberitahu nama tempatnya, ia mampu membuat kami penasaran. Mencari informasi di google, hasilnya nihil. Akhirnya kami sepakat akan menemukan tempat duplikatnya Bali. Jadi seperti peribahasa mengatakan sambil menyelam minum air. Sambil mudik ke Jogja, kami pun bisa berlibur ke Bali. Yaaa, walaupun hanya duplikatnya. Tapi kami yakin pasti tidak akan kalah indahnya dengan Bali.

Ternyata eh ternyata, pantai yang kami maksud duplikatnya Bali terletak tidak jauh dari rumah Pakde. Tempat dimana selama 9 tahun saya tinggal. Nama pantainya adalah Pantai Nguyahan dan Ngobaran.


1. Letak Pantai Nguyahan Dan Pantai Ngobaran

Letak Pantai Nguyahan Dan Pantai Ngobaran Sumber: Dok. Pribadi

Walaupun selama 9 tahun saya tinggal bersama Pakde di sebuah dusun bernama Ngasem di Gunung Kidul, namun bukan berarti saya hafal semua pantai yang ada di sana. Sebenarnya saya malah lebih hafal daerah Jakarta dibanding Jogja. Jadi tak heran saya dan suami yang orang Sunda tulen lebih meminta bantuan adek untuk mengantarkan jalan-jalan mengeksplor Jogja. Terutama meminta bantuan untuk menunjukkan jalan menuju pantai duplikatnya Bali.

Letak Pantai Nguyahan dan Ngobaran ini sebenarnya masih satu deretan dengan pantai Parang Tritis dan Pantai Baron yang sudah terkenal lebih dulu. Pantai Nguyahan dan Ngobaran berada satu kawasan dengan pantai Ngrenehan. Membayar tiket masuk hanya sekali untuk tiga pantai sekaligus, yaitu Pantai Ngrenehan, Nguyahan dan Ngobaran.

Karena memang ketiga tempat tersebut bersebelahan. Antar pantai hanya butuh waktu kurang 5 menit. 

Berdasarkan peta di atas, Pantai Nguyahan dan Ngobaran berada di sebelah timur Pantai Parang Tristis dan di sebelah barat Pantai Baron.

Dari Jogja Kota, arahkan kendaraan ke arah selatan hingga di perempatan Piyungan. Lalu ambil arah ke jalanan menanjak  Patuk hingga sampai di lapangan udara Gading, ambil jalan yang lurus menuju Paliyan tembus ke Trowono. Teruskan perjalanan hingga ke derah Kanigoro kecamatan Saptosari.

Selain jalur tersebut, ada jalur satu lagi yang bisa ditempuh. Namun jalur tersebut akan memakan waktu yang lebih lama dan macet.Terutama saat liburan tiba karena jalur tersebut merupakan jalur menuju ke Pantai Baron dan pantai-pantai di sekitarnya yang lebih dulu dikenal wisatawan. Jalur tersebut yaitu dari Jogja Kota menuju kearah selatan hingga perempatan Piyungan. Ambil arah ke jalanan menanjak Patuk sampai di lapangan udara Gading ambil arah ke kiri menuju Wonosari. Sesampainya Wonosari ambil arah ke Jalan Baron. Setelah sampai di dusun Glagah bisa ambil arah ke kanan yang tembus ke Trowono. Dari Trowono lanjutkan hingga ke daerah Kanigoro, Saptosari.



2. Ornamen Bali Mempercantik Pantai Ngobaran

Ornamen Bali Mempercantik Pantai Ngobaran Sumber: dok pribadi, -

Pantai Ngobaran merupakan salah satu pantai dari sekian banyak deretan pantai di Jogja. Ternyata selain menyuguhkan indahnya pemandangan layaknya di Bali, Pantai Ngobaran mempunyai legenda cerita rakyat tersendiri. Cerita rakyat mengenai terbentuknya nama "Ngobaran". 

Kata "Ngobaran" berasal dari kata "kobaran api" yang menurut legenda cerita penduduk setempat berawal dari cerita pelarian keturunan terakhir kerajaan Majapahit bernama Prabu Brawijaya V yang terdesak oleh kerajaan Islam Demak yang kian berkembang saat itu. 

Dalam pelariannya Prabu Brawijaya V membawa dua istri. Prabu Brawijaya V terdesak sampai di sebuah tebing yang membuatnya tidak bisa melarikan diri lagi dari pengejaran pasukan Demak. Akhirnya Prabu Brawijaya V lebih memilih membakar diri bersama istri pertamanya yang bernama Bondan Surati. Istri yang dianggapnya lebih mencintainya. Dari kata "kobaran api" itulah nama pantai Ngobaran berasal.

Cerita penduduk setempat tersebut kian menambah keeksotisan pantai Ngobaran. Walaupun cerita terebut belum terbukti kebenarannya.

Untuk lebih menambah kesan berada di Bali, saya sarankan untuk ke Pantai Nguyahan dan Ngobaran di sore hari. Perkirakan agar bisa mendapatkan sunset cantik ala-ala pantai yang ada di Bali.

Perjalanan liburan dengan rasa Bali kami mulai dengan menginjakkan kaki kami di Pantai Ngobaran terlebih dahulu. 

Pantai cantik dengan ornamen Bali di spot utama pantai tersebut lengkap dengan adanya pura. Selain pura, di Pantai Ngobaran ini juga terdapat mushola dan bangunan Joglo yang digunakan untuk ibadah kepercayaan Kejawen. Ketiga tempat ibadah tersebut masih sering digunakan untuk beribadah oleh penduduk setempat. Hal ini memperlihatkan bahwa pluralisme di daerah tersebut terjaga dengan baik.

Pantai Ngobaran kian instagramable dengan hadirnya tebing-tebing nan eksotis. Dijamin tak akan bosan berfoto ria. Hayoo,sudah siapkah peralatan foto kalian? Kalau kami sudah sangat siap dengan perintilan berfoto ria. 

Setelah ceprat, cepret dengan view pantai indah dengan bangunan berornamenkan Bali, kami langsung menuruni anak tangga terbuat dari batu. Melanjutkan foto-foto. Ada yang foto berlatar belakang tebing. Ada yang di tangga batu alami. Tetapi untuk bermain air dan ombak pantai ini kurang leluasa. Kalau ingin bermain air dan ombak, saya sarankan untuk melanjutkan perjalanan menanti sunset rasa Bali di Pantai Nguyahan.

3. Menanti Sunset Rasa Bali di Pantai Nguyahan

Menanti Sunset Rasa Bali Di Pantai Nguyahan Sumber: dok pribadi, -

Tak jauh dari Pantai Ngobaran, kita bisa bermain air laut dan ombak sambil menanti sunset rasa Bali di Pantai Nguyahan. 

Hanya beberapa meter saja dari Pantai Ngobaran dengan jalan kaki kami tak ingin menyia-nyiakan tanda kebesaran dan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Yup,apalagi kalau bukan sunset. 

Debur ombak Pantai Nguyahan menggoda kami tuk segera menceburkan diri ke air laut tersebut. Terbukti Daffa, anak kami tanpa banyak alasan langsung bermain pasir pantai Nguyahan dan bermandikan air laut nan asin itu.

Selain itu, di Pantai Nguyahan juga terdapat penyewaan perahu untuk mengelilingi sekitar pantai. Namun karna waktu itu ombak relatif besar, membuat kami tak bisa mencoba serunya berperahu di atas ombak pantai selatan yang terkenal garangnya. 

Tak lama, yang kami nantikan pun menghampiri. Sunset mempesona bersakan Bali menghiasi langit sore di Pantai Nguyahan. Saat itulah sambil mata terpana, mengagumi kuasaNya, kami tak melewatkan untuk berfoto mengabadikan suasana indah itu. Berfoto siluetpun membuat lengkap perjalanan kami sore itu.

4. Tips Dan Trik Dalam Mengeksplor Pantai Nguyahan dan Ngobaran

Tips Dan Trik Dalam Mengeksplor Pantai Nguyahan Dan Ngobaran Sumber: dok pribadi, -

Dalam mengeksplor Pantai Nguyahan dan Ngobaran ada beberapa yang harus diperhatikan. Apa aja? yuk mari simak tips dan trik ala feriyana berikut ini: 

  • Sebaiknya menyewa mobil atau motor. Karena angkutan umum di sana susah didapat.
  • Ketika pulang setelah menanti senja sebaiknya lebih waspada mengendarai kendaraan, karena penerangan jalannya sangat minim. Malah tak jarang saat di jalan banyak berterbangan laron. Terkadang mengganggu pandangan saat mengemudi.
  • Jangan lupa mencoba kulinernya yang khasnya yang terbuat dari landak laut. Walaupun sudah jarang yang menjualnya.
  • Siapkan provider hp yang terpercaya karena tidak semua provider mendapatkan signal yang kuat. Supaya bisa cepret upload, cepret upload...*hehe...
Akhirnya keinginan berlibur ke Bali terobati dengan plesiran ke Pantai Nguyahan dan Ngobaran.

Bagi yang ingin liburan ke Bali namun kondisi keuangan tak memungkinkan, Pantai Nguyahan dan Ngobaran bisa dicoba. Di jamin tidak kalah dengan yang di Bali. Hemat sih sudah pasti. Capek? Itu sih urusan nanti. 



Related Posts

Jangan-ngaku-traveler-jika-4-surga-tersembunyi-di-yogyakarta-ini-belum-kamu-sambangi Jangan Ngaku Traveler, Jika 4 Surga Tersembunyi di Yogyakarta Ini Belum Kamu Sambangi
Supaya liburanmu ke Yogyakarta lebih berkesan, coba singgah sejenak di 4 surga yang masih alami ini.
/
Rosita Lestari /
10 669 0
Uji-mentalmu-di-wisata-kereta-gantung-pantai-timang-gunungkidul Uji Mentalmu di Wisata Kereta Gantung Pantai Timang Gunungkidul
Jika kamu benar-benar penyuka tantangan, kamu mesti liburan kemari!
/
Frisa Pangestiko /
0 951 0